PKB Kepri, Gerbang Tani, dan Garda Bangsa Bagikan Masker ke Pekerja Galangan Batam Terdampak Karhutla
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
- print Cetak

BATAM – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kepulauan Riau (Kepri) bersama DPW Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) Kepri dan DKW Garda Bangsa Kepri membagikan masker kepada para pekerja di kawasan galangan kapal PT BBS, Batam.
Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan pekerja di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilaporkan melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan.
Pembagian masker dipimpin langsung oleh anggota DPRD Provinsi Kepri sekaligus Bendahara DPW PKB Kepri, H. Suigwan, M.M. Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut instruksi Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, agar kader partai hadir dan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Bagi Suigwan, kunjungan ke kawasan galangan kapal tersebut memiliki makna tersendiri. Ia mengaku memiliki kedekatan personal dengan lingkungan kerja galangan kapal yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.
“Langkah kaki saya kembali ke galangan kapal ini bukan sekadar menjalankan tugas kepartaian atau keanggotaan dewan, melainkan sebuah perjalanan pulang. Saya lahir dan ditempa dari keringat yang sama dengan rekan-rekan di galangan ini. Saya tahu betul beratnya medan kerja di sini, terlebih saat ancaman asap karhutla mengintai kesehatan para pekerja. Karena itu, memastikan keselamatan serta kesehatan rekan-rekan sejawat di galangan kapal adalah panggilan moral dan kewajiban bagi saya,” ujar Suigwan di sela-sela pembagian masker.
Aksi tersebut mendapat sambutan positif dari para pekerja. Salah seorang pekerja galangan kapal PT BBS, Darsun, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.
Menurutnya, masker tersebut bermanfaat bagi pekerja yang beraktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara terganggu oleh asap.
“Kami sangat berterima kasih kepada Gus Muhaimin dan PKB atas perhatian nyata ini. Di tengah kondisi asap akibat karhutla yang bikin sesak saat bekerja di luar ruangan, bantuan masker ini sangat berarti buat kami. Terima kasih Gus Muhaimin sudah ingat dan peduli sama nasib kami para pekerja di galangan kapal,” kata Darsun.
Sementara itu, Ketua DPW Gerbang Tani Kepri, Edwin Nugroho, mengatakan dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan dan produktivitas masyarakat, termasuk pekerja di kawasan industri.
“Dampak karhutla tidak hanya merusak ekosistem dan mengganggu sektor pertanian, tetapi juga mengancam produktivitas serta kesehatan para pekerja di kawasan industri strategis. Melalui aksi kolaborasi ini, Gerbang Tani Kepri berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu lingkungan agar tidak merugikan masyarakat luas, khususnya kelompok pekerja yang berada di garda depan perekonomian daerah,” ujar Edwin.
Dukungan serupa disampaikan Sekretaris DKW Garda Bangsa Kepri, Adi Raharjo. Ia menegaskan, organisasi kepemudaan PKB tersebut siap terlibat dalam kegiatan sosial yang menyasar kebutuhan masyarakat.
“Garda Bangsa selalu siap menjadi benteng terdepan dalam merespons instruksi Gus Muhaimin. Pembagian masker ini adalah wujud nyata kepedulian kepemudaan PKB terhadap isu kesehatan pekerja. Kami ingin memastikan anak-anak muda dan seluruh tenaga kerja di galangan kapal ini dapat terus beraktivitas dengan aman tanpa mengorbankan kesehatan mereka,” kata Adi.
Melalui kegiatan tersebut, PKB Kepri bersama Gerbang Tani dan Garda Bangsa berharap kepedulian terhadap kesehatan pekerja terus meningkat, terutama ketika terjadi gangguan kualitas udara akibat karhutla.
Pembagian masker ini juga menjadi bentuk dukungan sosial kepada pekerja yang menjalankan aktivitas di sektor industri dan galangan kapal Batam. (*)
- Penulis: Admin
