Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Beranda » Berita » Layanan Kesehatan Gratis Perempuan Bangsa Kepri Menyasar Tanjung Uma Batam, Berlanjut hingga Desember

Layanan Kesehatan Gratis Perempuan Bangsa Kepri Menyasar Tanjung Uma Batam, Berlanjut hingga Desember

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • print Cetak

Perempuan Bangsa Kepulauan Riau (Kepri) terus memperluas layanan kesehatan bagi masyarakat. Kali ini, program pengobatan massal digelar di Lapangan RT 02/RW 06, Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pelayanan kesehatan masyarakat yang telah berjalan sejak Januari 2026. Sebelumnya, layanan serupa telah menyasar sejumlah wilayah, di antaranya Bengkong dan Pulau Geranting.

Ketua DPW Perempuan Bangsa Kepri, Hj. Helmiaty Basri, mengatakan program tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi akan terus dilaksanakan di sejumlah daerah hingga Desember 2026.

“Pengobatan massal ini bukan kegiatan sesaat. Sejak Januari kami sudah bergerak dari satu tempat ke tempat lain, mulai dari Bengkong, Pulau Geranting, dan sekarang di Tanjung Uma. Insyaallah kegiatan ini akan terus kami lanjutkan ke beberapa tempat lainnya sampai Desember mendatang,” ujar Helmiaty.

Menurut Helmiaty, pelayanan kesehatan masyarakat seharusnya tidak hanya dilakukan ketika seseorang sudah mengalami gangguan kesehatan. Edukasi, pemeriksaan rutin, dan pencegahan juga perlu mendapat perhatian.

“Bagi kami, kesehatan adalah bagian penting dari kesejahteraan. Jangan menunggu sakit baru memikirkan kesehatan. Edukasi, pemeriksaan dan pencegahan harus terus dilakukan,” katanya.

Ia menilai perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan keluarga. Dalam kehidupan sehari-hari, perempuan kerap menjadi pihak yang paling dekat dengan kebutuhan kesehatan anak dan anggota keluarga lainnya.

Mulai dari mengatur pola makan, menjaga kebersihan, memantau kondisi anak, hingga menentukan kapan anggota keluarga membutuhkan layanan medis.

“Ketika kita bicara kesehatan masyarakat, kita tidak bisa mengabaikan peran perempuan. Perempuan adalah pintu pertama dalam menjaga kesehatan keluarga. Karena itu, perempuan harus sehat, memiliki pengetahuan dan mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan yang baik,” ujarnya.

Helmiaty mengatakan keluarga yang sehat merupakan salah satu fondasi terbentuknya masyarakat yang kuat. Karena itu, program kesehatan menurutnya perlu berjalan beriringan dengan pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi keluarga.

Selain layanan kesehatan, Perempuan Bangsa Kepri juga menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan UMKM, penguatan ekonomi keluarga, hingga pengolahan sampah.

Helmiaty menjelaskan berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya menjalankan arahan Ketua Umum DPP PKB, A. Muhaimin Iskandar, agar Perempuan Bangsa hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

“Gus Muhaimin selalu mengingatkan bahwa politik harus menghadirkan kemanfaatan. Perempuan Bangsa harus berada di tengah masyarakat, mendengar apa yang menjadi persoalan mereka dan ikut memberikan solusi,” katanya. (*)

  • Penulis: Admin
expand_less