Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Beranda » Berita » Helmiaty Basri Nahkodai Perempuan Bangsa Kepri, Targetkan Kursi Perempuan di Pemilu 2029

Helmiaty Basri Nahkodai Perempuan Bangsa Kepri, Targetkan Kursi Perempuan di Pemilu 2029

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
  • print Cetak

Helmiaty Basri dipercaya memimpin Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Kepulauan Riau (Kepri) periode 2025–2030. Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan pendidikan dan kaderisasi badan partai yang diikuti 175 kader perempuan. Kegiatan tersebut berlangsung di lantai lima Hotel Harmoni One, Batam Center, Sabtu (23/8/2025).

Bendahara Umum DPP Perempuan Bangsa, Ratna Juwita Sari, mengatakan penguatan kapasitas kader perempuan menjadi hal penting untuk meningkatkan peran perempuan dalam dunia politik. Menurut Ratna, sebanyak 3.278 kader perempuan telah memberikan kontribusi dalam Pemilu sebelumnya. Kini, pendidikan kaderisasi tersebut diperluas ke daerah, termasuk Kepulauan Riau.

“Setelah Batam juga akan dilanjutkan pengkaderan di Tanjungpinang dan Tanjung Balai Karimun,” kata Ratna yang juga anggota Komisi XII DPR RI.

Ratna mendorong kader perempuan untuk membangun kepercayaan diri dan berani bersaing dalam dunia politik. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur politik. Ia juga berharap PKB Kepri mampu meningkatkan keterwakilan politiknya, baik di DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, maupun tingkat pusat.

“Dengan begitu, kontribusi perempuan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat bisa semakin nyata,” ujarnya.

Ratna memberikan kepercayaan kepada Helmiaty Basri untuk membawa Perempuan Bangsa Kepri semakin berkembang dan berkontribusi dalam perpolitikan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Kami yakin, Perempuan Bangsa Kepri mampu menyumbangkan kursi untuk perempuan di 2029 nanti,” imbuh Ratna.

Ratna juga memberikan apresiasi kepada DPW Perempuan Bangsa Kepri yang telah aktif menjalankan kegiatan sosial bahkan sebelum organisasi tersebut resmi dilantik.

Salah satu kegiatan yang mendapat apresiasi adalah bakti sosial kesehatan. Menurut Ratna, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa politik tidak semata-mata berkaitan dengan perebutan kekuasaan, tetapi juga bagaimana organisasi politik menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hal ini luar biasa, karena politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, tetapi bagaimana kader Perempuan Bangsa benar-benar hadir dan memberikan kemanfaatan. Dengan begitu, masyarakat semakin mengenal dan akhirnya bisa jatuh cinta kepada PKB,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW Perempuan Bangsa Kepri Helmiaty Basri, yang akrab disapa Eeng, mengatakan pendidikan kader kali ini dirancang secara intensif. Kegiatan berlangsung selama satu hari dengan kurikulum padat selama delapan jam. Sebanyak 175 peserta mengikuti pelatihan yang dibagi ke dalam dua kelas.

Menurut Eeng, tidak semua peserta otomatis mendapatkan sertifikat. Sertifikat hanya diberikan kepada kader yang berhasil melewati proses seleksi dan memenuhi standar kelulusan.

“Sertifikat hanya diberikan kepada kader yang lulus seleksi ketat, sehingga diharapkan lahir kader yang berkompeten dan benar-benar siap terjun ke dunia politik,” ujarnya.

Untuk menjaga kualitas pendidikan, DPP Perempuan Bangsa menghadirkan instruktur yang dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas di bidang politik, termasuk Sekretaris Jenderal serta sekretaris bidang eksekutif dan legislatif.

Para instruktur tersebut memberikan pembekalan berupa pengetahuan sekaligus pengalaman politik kepada kader perempuan yang mengikuti pendidikan.

Eeng berharap pendidikan kaderisasi tersebut mampu melahirkan kader perempuan yang loyal, militan, memiliki kapasitas, serta berani mengaktualisasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan politik. Ia ingin kader Perempuan Bangsa Kepri tidak hanya memahami politik secara teori, tetapi juga mampu hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Kami ingin kader Perempuan Bangsa Kepri menjadi motor penggerak yang siap memenangkan hati rakyat menuju Pemilu 2029,” kata Eeng. (*)

  • Penulis: Admin
expand_less