Pengurus DPW PKB Kepri 2026–2031 Dikukuhkan, Targetkan Lonjakan Kursi di Pemilu 2029
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- print Cetak

BATAM — Jajaran pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Hotel Aston Residence Batam, Sabtu (14/2/2026). Pengukuhan tersebut dirangkai dengan kegiatan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja PKB Kepri untuk lima tahun ke depan.
Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Bendahara Lembaga Kaderisasi Nasional DPP PKB sekaligus anggota DPR RI, Gus Kaisar Abi Hanifah. Dalam keputusan yang dibacakan, Rocky Marciano Bawole ditetapkan sebagai Ketua DPW PKB Kepri, Aman S.Pd, MM sebagai Sekretaris, dan Suigwan sebagai Bendahara.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPP PKB Bidang Komunikasi dan Teknologi Informasi sekaligus Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Ahmad Iman Sukri; Kepala Kesbangpol Kepri M. Ikhsan; Ketua Komisi IV DPRD Kepri Capten Luther Jansen; Asisten I Pemko Batam Yusfa Hendri; serta Bupati Karimun Iskandarsyah. Hadir pula Ketua PWNU Kepri Endi Maulidi serta jajaran pengurus DPC dan badan otonom (Banom) PKB se-Kepri.

Dalam sambutannya, Ahmad Iman Sukri menegaskan pengukuhan kepengurusan baru bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut menjadi penegasan arah politik sekaligus bagian dari konsolidasi PKB dalam menghadapi agenda politik mendatang.
“Dalam situasi dunia yang tidak baik-baik saja, partai politik harus hadir sebagai solusi, dan PKB adalah solusi bangsa,” ujarnya.
Iman Sukri juga meminta seluruh kader PKB tidak hanya mengandalkan popularitas atau atribut politik, tetapi harus aktif hadir di tengah masyarakat.
“Politisi PKB dikenal bukan karena balihonya, ia dikenal karena kehadirannya di masyarakat,” tegasnya.
Ia mengatakan, Orientasi Politik dan Muskerwil menjadi momentum untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan. Program tersebut mencakup penguatan kaderisasi serta konsolidasi struktur organisasi hingga tingkat bawah.
PKB Kepri juga memasang target peningkatan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029. Di tingkat nasional, partai menargetkan dapat meraih satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan Kepri.
Sementara di tingkat provinsi, PKB membidik peningkatan jumlah kursi DPRD Kepri dari dua menjadi empat kursi. Untuk tingkat kabupaten dan kota, partai menargetkan pembentukan minimal satu fraksi di setiap daerah.

Ketua DPW PKB Kepri, Rocky Marciano Bawole, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar beserta jajaran DPP PKB yang kembali memberikan amanah kepadanya untuk memimpin DPW PKB Kepri.
Rocky mengajak seluruh pengurus DPW, DPC hingga ranting untuk memperkuat soliditas dan bekerja secara terukur dalam membesarkan PKB di Kepulauan Riau.
“Untuk itu kita minta seluruh jajaran DPW, DPC, hingga ranting, bekerja dengan sungguh-sungguh membesarkan PKB di Kepri. Kerjanya harus terukur, langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran pengurus bekerja bersama untuk mencapai target perolehan kursi DPR RI dari Kepri.
“Ini bukan kerja yang ringan, tapi saya percaya dengan kebersamaan, InsyaAllah PKB di Kepri akan bangkit, solid, dan jaya,” kata Rocky.
Rocky mengakui persaingan politik di Kepri ke depan tidak akan mudah. PKB harus berhadapan dengan sejumlah partai yang telah memiliki basis suara kuat di wilayah tersebut.
Di sisi lain, Rocky melihat posisi strategis Kepulauan Riau yang berbatasan dan berdekatan dengan Singapura sebagai peluang besar untuk mendorong pembangunan daerah.
Menurutnya, pengembangan sektor industri dan pariwisata dapat menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan perekonomian sekaligus kesejahteraan masyarakat Kepri. (*)
- Penulis: Admin
